Kali ini saya posting tugas menulis dari madrasah pena. Tugas ini adalah kutipan dari cerpen karya Haifa. Peraturannya adalah harus mengkoreksi tanda baca supaya sesuai dengan PUEBI. Tanda baca yang kurang tepat akan ditandai dengan warna ungu, kemudian akan ditulis kembali di bawah gambar. Semoga teman-teman mau koreksi ya
Hujan di senja hari mengguyur deras. Dinginnya merayu dua insan untuk
bersimpuh di perapian rumah. Ditemani dua cangkir teh hangat. Keduanya
bercengkrama ringan.
“Nak, menurutmu bagaimana rasanya jika engkau menggenggam bara api itu?”
tutur seorang wanita tua kepada cucu-cucu tersayangnya sambal menunjuk ke arah
perapian.
“Panas lah nek. Nanti tangan Dinda terbakar… Nenek ada-ada saja nih
nanyanya.” Jawab cucunya sambal cengengesan.
“Anakku… ada masa dimana nanti ketika kau mempertahankan agamamu,
seperti kau menggenggam bara api,” sang nenek mengepalkan tangannya dengan kuat
sambal tersenyum kea rah cucunya, “meskipun rasanya terbakar, jangan kau lepas
nak. Genggam agamamu dengan kuat.”
-Dikutip dan dimodifikasi dari cerpen Perempuan di Balik Etalase Kaca
karya Haifa

Komentar
Posting Komentar