Halo sahabat Aksara. Kali ini Selasar Aksara akan hadir dengan materi menarik yang ga kalah penting dalam sebuah cerpen. Mudah-mudahan sahabat sekalian tidak bosan membaca dan memberikan saran terhadap karya-karya yang saya tulis di blog maupun akun-akun saya yang lain.
Materi kali ini membahas Alur dalam cerpen yang disampaikan oleh Kak Ali Muhtadin, salah seorang tutor dari kelas menulis online di Madrasah Pena.
Supaya ga bingung kita bahas sedikit tentang materinya. Salah satu unsur instrinsik dalam cerpen adalah cerpen/plot. Alur merupakan rangkaian cerita yang dibentuk melalui tahapan-tahapan peristiwa sehingga menjalin suatu cerita, yang dihadirkan oleh para pelaku dalam sebuah cerita.
Ada tiga jenis alur/plot; alur maju, alur mundur dan alur campuran.
Dibawah ini akan direview salah satu cerpen untuk di analisis alur ceritanya. Berikut identitas cerpen:
Judul cerpen : Perempuan Berambut Kain
Judul buku : Buku Tauhid Hasan [1]
Penulis : Resa Amelia Utami
Penerbit : Karima
Tahun terbitan: 2015
Liburan musim panas yang menyenangkan harus direlakan oleh seorang gadis cantik asal Chelsea yang sedang menjalani masa kuliah kedokteran di Hardvard. Sekarang adalah waktu bagi gadis keturunan Indonesia-Amerika untuk menyelesaikan skripsi, sebagai tugas akhir dari perkuliahan.
Namun Selena geram terhadap temannya, Aisha. Karena baru kali ini ada yang dapat mendahului Selena dalam penyerahan tugas dan segala hal.
Kekesalan Selena memuncak saat Mr. Mark memuji tugas Aisha, sebagai karya terbaik yang pernah ia temui. Emosinya mereda berbarengan dengan saran Mr. Mark untuk mencari tahu sebab kecerdasan dan menghapuskan doktrin keagamaan Aisha. Sejak itu pun Selena menyertai kepulangan Aisha ke Indonesia untuk membantu klinik gratis di desa seperti yang dikatakan Mr. Mark.
Sampai waktu kepulangan Selena ke Chelsea tiba. Aisha memberi selena sebuah bingkisan kotak kayu. Sesampainya dirumah ia membuka bingkisan tersebut dan tercengang dibuatnya. Ternyata itu adalah Al-Qu'an; kitab suci yang sering dibicarakan Aisha.
Walaupun awalnya ragu, Selena mampu membaca isi dari Al-Qur'an dari awal hingga akhir. Hingga akhirnya Selena memutuskan untuk menyusul kembali Aisya ke Indonesia dan bersyahadat dihadapan Aisya.
Setelah mereview cerpen kita mampu menguraikan alurnya. Berikut sebagai rinciannya:
1. Orientasi; Pengenalan tokoh, situasi tempat, dan waktu.
Selena, gadis keturunan Indonesia-Amerika yang tinggal di sebuah hostel di Cambridge. Menunda liburan musimpanas untuk mengerjakan tugas akhir perkuliahan dari Hardvard.
2. Muncul Konflik; terdapat kejadian yang tidak sesuai dengan harapan Selena.
Perasaan kesal dan emosi meluap, ketika mengetahui Aisya mendahuluinya dalam penyelesaian tugas dan segala hal.
3. Klimaks; ketegangan dan kesulitan konflik yang dihadapi Selena.
Ia merasakan perang dalam dirinya selepas mendapat bingkisan al-Qur'an dari Aisya. Saat akal berkata tidak untuk membaca dan mempertahankan keyakinan bahwa tidak ada Tuhan. Hatinya menolak dan menentang keinginan akalnya
4. Anti klimaks; permasalah menurun dan Selena mulai mengetahui cara mengatasi konflik yang tengah dihadapi.
Meskipun dengan perasaan tang tidak karuan gadis asal Chelsea itupun akhirnya mempu membaca al-Qur'an dari awal hingga akhir halamannya.
5. Penyelesaian; masalah sudah terselesaikan.
Seluruh pertanyaan Selesa selama ini telah terjawab. Hatinya merasa tentram berkat keterangan Aisha mengenai rasa gundah yang yang dirasakan selama ini. Hingga pada akhirnya ia yakin terhadap Islam kemudian bersyahadat didapan Aisha
Dapat disimpulkan alur dalam cerpen yang diulas kali ini adalah Alur maju. Semoga tahap analisis alur cerpen kali ini dapat dipahami oleh sahabat-sahabat.
Sampai jumpa di materi-materi berikutnya.
Salam aksara!
Materi kali ini membahas Alur dalam cerpen yang disampaikan oleh Kak Ali Muhtadin, salah seorang tutor dari kelas menulis online di Madrasah Pena.
Supaya ga bingung kita bahas sedikit tentang materinya. Salah satu unsur instrinsik dalam cerpen adalah cerpen/plot. Alur merupakan rangkaian cerita yang dibentuk melalui tahapan-tahapan peristiwa sehingga menjalin suatu cerita, yang dihadirkan oleh para pelaku dalam sebuah cerita.
Ada tiga jenis alur/plot; alur maju, alur mundur dan alur campuran.
Dibawah ini akan direview salah satu cerpen untuk di analisis alur ceritanya. Berikut identitas cerpen:
Judul cerpen : Perempuan Berambut Kain
Judul buku : Buku Tauhid Hasan [1]
Penulis : Resa Amelia Utami
Penerbit : Karima
Tahun terbitan: 2015
Liburan musim panas yang menyenangkan harus direlakan oleh seorang gadis cantik asal Chelsea yang sedang menjalani masa kuliah kedokteran di Hardvard. Sekarang adalah waktu bagi gadis keturunan Indonesia-Amerika untuk menyelesaikan skripsi, sebagai tugas akhir dari perkuliahan.
Namun Selena geram terhadap temannya, Aisha. Karena baru kali ini ada yang dapat mendahului Selena dalam penyerahan tugas dan segala hal.
Kekesalan Selena memuncak saat Mr. Mark memuji tugas Aisha, sebagai karya terbaik yang pernah ia temui. Emosinya mereda berbarengan dengan saran Mr. Mark untuk mencari tahu sebab kecerdasan dan menghapuskan doktrin keagamaan Aisha. Sejak itu pun Selena menyertai kepulangan Aisha ke Indonesia untuk membantu klinik gratis di desa seperti yang dikatakan Mr. Mark.
Sampai waktu kepulangan Selena ke Chelsea tiba. Aisha memberi selena sebuah bingkisan kotak kayu. Sesampainya dirumah ia membuka bingkisan tersebut dan tercengang dibuatnya. Ternyata itu adalah Al-Qu'an; kitab suci yang sering dibicarakan Aisha.
Walaupun awalnya ragu, Selena mampu membaca isi dari Al-Qur'an dari awal hingga akhir. Hingga akhirnya Selena memutuskan untuk menyusul kembali Aisya ke Indonesia dan bersyahadat dihadapan Aisya.
Setelah mereview cerpen kita mampu menguraikan alurnya. Berikut sebagai rinciannya:
1. Orientasi; Pengenalan tokoh, situasi tempat, dan waktu.
Selena, gadis keturunan Indonesia-Amerika yang tinggal di sebuah hostel di Cambridge. Menunda liburan musimpanas untuk mengerjakan tugas akhir perkuliahan dari Hardvard.
2. Muncul Konflik; terdapat kejadian yang tidak sesuai dengan harapan Selena.
Perasaan kesal dan emosi meluap, ketika mengetahui Aisya mendahuluinya dalam penyelesaian tugas dan segala hal.
3. Klimaks; ketegangan dan kesulitan konflik yang dihadapi Selena.
Ia merasakan perang dalam dirinya selepas mendapat bingkisan al-Qur'an dari Aisya. Saat akal berkata tidak untuk membaca dan mempertahankan keyakinan bahwa tidak ada Tuhan. Hatinya menolak dan menentang keinginan akalnya
4. Anti klimaks; permasalah menurun dan Selena mulai mengetahui cara mengatasi konflik yang tengah dihadapi.
Meskipun dengan perasaan tang tidak karuan gadis asal Chelsea itupun akhirnya mempu membaca al-Qur'an dari awal hingga akhir halamannya.
5. Penyelesaian; masalah sudah terselesaikan.
Seluruh pertanyaan Selesa selama ini telah terjawab. Hatinya merasa tentram berkat keterangan Aisha mengenai rasa gundah yang yang dirasakan selama ini. Hingga pada akhirnya ia yakin terhadap Islam kemudian bersyahadat didapan Aisha
Dapat disimpulkan alur dalam cerpen yang diulas kali ini adalah Alur maju. Semoga tahap analisis alur cerpen kali ini dapat dipahami oleh sahabat-sahabat.
Sampai jumpa di materi-materi berikutnya.
Salam aksara!

Komentar
Posting Komentar