Langsung ke konten utama

Postingan

Jangan Balas Dendam

              Detik ini matahari sudah mulai turun dari titik kulminasinya. Suasana hati kian menyesuaikan dengan bulir hujan yang bergantian turun satu persatu. Tenang dan sabar, mengetuk-ngetuk jendela kami seperti segerombolan anak kecil yang tidak sabar mengajak kami pergi bermain. Suasana kelas disibukan dengan aktifitas yang itu-itu saja. Layar proyektor yang menyala, sebagian mahasiswa yang sibuk dengan smart phonya, sedang sebagiannya lagi fokus pada manusia yang sedang menjelaskan seluruh isi kepalanya. Disudut sebelah kanan ada yang menyibukan diri dengan cermin ajaibnya, ia berceracau sendiri, dipikir tidak ada sepasang mata pun yang sedang mengawasinya. "Cermin ajaib, siapa gadis tercantik di ruangan ini? ". Tiba-tiba terdapat notif di phonselku. Seperti ada kupu-kupu yang berhamburan terbang memenuhi seisi perut. Tawaku menyeringai, kakiku tidak sabar untuk mengambil langkah seribu ingin buru-buru keluar men...
Postingan terbaru

Hujan Pertama

Aku kembali melewati rel kereta tanpa palang, yang bertulis silang; awas kereta, awas sepur. Berjalan gontai sebelum memutuskan untuk setengah berlari. Masih separuh dari perjalan pulang, aku malah makin terengah-engah. Dengan kedua tanganku yang harus berkonsentrasi menuntun sepedah yang bocor bannya akibat terlalu panas terkena gesekan pada aspal. Pedal yang menggantung disepedahku pun memacu kecepatannya berputar keatas dan kebawah mengikuti kakiku yang mulai aku tambah daya lajunya. Untung saja matahari sudah mulai turun. Jadi aku bisa menahan kehausan yang mulai meradang ditenggorokan. Seharusnya aku bisa membeli walau hanya segelas air mineral untuk meredakan keringnya tenggorokan. Namun uang jajanku habis akibat mulutku yang tidak tahan melihat godaan lontong sayur berlama-lama menggelitik kedua mataku. Padahal sebelum pergi sekolah, sudah kuhabiskan satu piring penuh lontong sayur buatan ibu. “Anwar!" Sebuah suara tetiba mendekat. Sialan batinku, ternyata itu adalah...

Menyisipkan Amanat dalam Cerpen

Halo sahabat Aksara. Suatu karya tidak akan ada artinya kecuali jika penulis menyelipkan pesan yang tersembunyi di dalamnya. Cerpen yang bagus adalah yang mampu memberikan pesan atau kesan bagi para pembacanya, syukur-syukur dapat membuat pembaca merubah hidupnya menjadi lebih baik. Dalam cerpen pesan tersebut sering diistilahkan sebagai Amanat; Amanat merupakan pesan moral pada sebuah cerpen. Biasanya penulis menyampaikan amanah sesuai tema. Ada pula penulis yang menggunakan unsur lain untuk menyampaikan amanat secara tersirat dalam penulisan sebuah karya. Amanat berisi nilai norma moral, kemasyarakatan yang bertujuan untuk memberi teladan pada pembaca Meletakan amanat biasanya disampaikan tersirat; artinya amanah penulis sisipkan pada jalan cerita, atau pun secara tersurat, disampaikan di dialog yang dikemukakan tokoh. Berikut adalah ulasan dalam menemukan suatu amanat dalam sebuah cerpen Judul          :  Aroma Doa Bilal Jawad Pengarang:...

Pengaplikasian Diksi dalam Penulisan Cerpen

Hallo sahabat aksara, kali ini selasar aksara akan hadir dengan materi tentang pemilihan diksi ketika menulis cerpen. Diksi adalah pilihan kata. Selain  itu, diksi dapat diartikan pula sebagai gaya bahasa, ungkapan-ungkapan pengarang untuk mengungkapkan sebuah cerita. Ketepatan dalam pemilihan kata dalam menyampaikan gagasan. Pengarang harus memiliki kemampuan dalam membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna, sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan dan kemampuan menemukan bentuk yang sesuai dengan situasi dan nilai rasa pembaca. Menguasai berbagai macam kosakata dan mempu memanfaatkan kata-kata tersebut menjadi kalimat yang jelas, efektif, dan efisien. Nah sekarang dibawah ini akan diberi contoh tentang pengaplikasian diksi dalam cerpen Judul cerpen      :  Mudik ke Kampung Majikan Pengarang          : Abdul Muamar Tahun terbitan  : 10 Juni 2018 Terbit                ...

Memilih Sudut Pandang atau Point Of View dalam Cerpen

Salah satu unsur intristik yang selalu dianggap penting dan mendapat perharian adalah pengembilan sudut pandang atau yang sering disebut sebagai Point Of View (POV). Dalam menyampaikan sebuah cerita penulis biasanya menggunakan beberapa teknik penulisan. Adapun jenis-jenisnya sebagai berikut: 1. Sudut pandang orang pertama Dalam penulisan teknik sudut pandang orang pertama pembaca seakan-akan terlibat aktif dalam cerita tersebut.  a.  Tunggal Tektik penulisan cerita ini, penulis menggunakan kata ganti 'aku' atau 'saya' b. Orang ketiga jamak Dalam sudut pandang orang ketiga jamak penulis menggunakan kata ganti 'kami' atau 'kita' dalam penyampaian ceritanya.  2. Sudut pandang orang ketiga Sudut pandang orang ketiga adalah teknik yang dilakukan penulis untuk menjelaskan jalan cerita dengan memposisikan diri sebagia bagian dari luar cerita. Dalam artian sudut pandang orang ketiga ini tidak mengajak pembaca aktif untuk terlibat dalam cerita. Biasa...

Unsur Latar dalam Cerpen

Cerpen selalu memiliki dua unsur penting yang membangun, yaitu instrinsik dan ekstrinsik. Salah satu bagian dari unsur-unsur instrinsik yang tidak kalah menunjang keberhasilan sebuah cerita pendek adalah latar atau setting. Dalam pembahasan kali ini Selasar Aksara  membahas Latar dengan mereview sebuah cerpen dibawah ini. Berikut adalah identitasnya; Judul      :  Nadia dan Senja Penulis  : Donny Muhammad Ramdhan Terbit     : April 2018 Tersedia:   annida.com Ialah Nadia, gadis sederhana yang mencintai seorang dokter di tempat ia bekerja. Nadia tak cukup mempunyai keberanian berterus terang mengenai perasaannya untuk Eravat kepada sahabatnya, Aysha yang sekaligus merupakan adik dokter muda itu. Aysha terus membujuk Nadia supaya mau berterus terang kalaupun betul Nadia mencintai kakanya. Pada ujung pertemuan mereka akhirnya Aysha menutup pembicaraan tentang Aravat. Ia pernah membuat Aysha bersumpah untuk tidak mengatakan hal ...

Tahapan dalam Alur Cerita

Halo sahabat Aksara. Kali ini Selasar Aksara akan hadir dengan materi menarik yang ga kalah penting dalam sebuah cerpen. Mudah-mudahan sahabat sekalian tidak bosan membaca dan memberikan saran terhadap karya-karya yang saya tulis di blog maupun akun-akun saya yang lain.  Materi kali ini membahas Alur dalam cerpen yang disampaikan oleh Kak Ali Muhtadin, salah seorang tutor dari kelas menulis online di Madrasah Pena.  Supaya ga bingung kita bahas sedikit tentang materinya. Salah satu unsur instrinsik dalam cerpen adalah cerpen/plot. Alur merupakan rangkaian cerita yang dibentuk melalui tahapan-tahapan peristiwa sehingga menjalin suatu cerita, yang dihadirkan oleh para pelaku dalam sebuah cerita.  Ada tiga jenis alur/plot; alur maju, alur mundur dan alur campuran.  Dibawah ini akan direview salah satu cerpen untuk di analisis alur ceritanya. Berikut identitas cerpen: Judul cerpen    : Perempuan Berambut Kain Judul buku       : Buk...